Wakil Pimpinan KPK Sumber : Suara.com
Wakil Pimpinan KPK
Sumber : Suara.com

BANDA ACEH – Wakil Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengungkapkan Provinsi Aceh akan menjadi perhatian khusus KPK dalam hal pencegahan pemberantasan korupsi.

“Tim koordinasi supervisi KPK sudah beberapa hari berada di Aceh,” kata Laode Muhammad Syarif, saat menggelar konferensi pers, Selasa (2/8).
Menurutnya, ada dua tempat yang paling rawan terjadinya tindak pidanan korupsi di pemerintahan, yaknik di perizinan dan pengadaan barang dan jasa.
“Makanya kami turun ke Aceh untuk memperbaiki sistem perizinan dan pengadaan barang dan jasa. Karena dua itu umum terjadi di Indonesia, bukan saja di Aceh,” jelasnya.
Untuk itu, kata Laode, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 ini, apabila calon patahana ingin terpilih lagi sebagai kepala daerah, tutup seluruh lubang-lubang korupsi.
“Masyarakat tidak meminta banyak, tidak korupsi saja sudah allhamdulillah, apalagi kalau mampu membuat program pembangunan yang lebih baik. Anggaran untuk Aceh saya rasa cukup dengan jumlah penduduk hanya 4 juta lebih, bandingkan dengan Jawa Barat yang mencapai 40 juta lebih,” ujarnya.
Selain itu, Laode menambahkan pihaknya siap membantu calon-calon kepala daerah bersih dan mau menutup lubang-lubang tempat terjadinya korupsi. Karena itu semua bertujuan untuk Indonesia yang lebih baik, serta bebas korupsi.
“Kami siap membantu calon kepala daerah untuk menutup lubang-lubang tempat terjadinya korupsi apabila nanti terpilih sebagai kepala daerah,” imbuhnya.
Sumber : Ajnn.net

Published by Admin

Politik Untuk Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat Aceh