PA Usung Mirwan-Zirhan

0
67
PA Usung Mirwan-Zirhan
JURU Bicara DPA Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung menyerahkan SK penetapan H Mirwan MS (kiri) dan Zirhan (kanan) sebagai calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018-2023 dari partai itu kepada Ketua DPW Partai Aceh, Tgk Haliman di Kantor DPA Partai Aceh, Banda Aceh, Senin (11/9)

BANDA ACEH – Partai Aceh maju selangkah dalam menetapkan calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018-2023. Disaat partai lain sedang mencari sosok yang tepat, Partai Aceh telah mengambil sikap dengan mengumumkan H Mirwan MS SE dan Zirhan SP sebagai kandidat jagoannya dalam perhelatan Pilkada 2018.

“Hari ini kita mempublikasikan sebuah keputusan yang sudah dilalui dengan berbagai tahapan oleh teman-teman DPW Aceh Selatan dan didukung penuh oleh KPA, MUNA dan Putroe Aceh wilayah Aceh Selatan,” kata Juru Bicara DPA Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung dalam konferensi pers di Kantor DPA Partai Aceh, Banda Aceh, Senin (11/9).

Dia menjelaskan, keputusan penetapan calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018-2023 dicapai atas kesepakatan semua elemen yang ada di Partai Aceh yang ada di 23 kecamatan atau Sagoe yang ada di wilayah Aceh Selatan serta didukung penuh oleh pengurus daerah di wilayah Lhok Tapak Tuan.

“Ini sudah menjadi keputusan mutlak dalam menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan untuk periode mendatang. Sebelum keputusan ini dicapai, DPW Aceh Selatan mengusulkan nama pasangan calon tersebut ke DPA Partai Aceh untuk bisa ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Aceh Selatan,” ujarnya.

Adi Laweung mengakui bahwa dalam struktur dan organisasi partai, H Mirwan bukanlah kader Partai Aceh, tetapi sebagai putra asli daerah yang terkenal dengan komoditi pala tersebut. Sebenarnya dalam kepartaian, Mirwan masih tercatat sebagai pengurus DPP Partai Demokrat, tetapi pada Pilkada mendatang Mirwan lebih memilih maju melalui Partai Aceh.

“H Mirwan sendiri bukan kader dari Partai Aceh, tapi Partai Aceh membuka ruang untuk seluruh masyarakat Aceh guna membangun Aceh,” tukasnya. Sementara Zirhan sendiri, lanjut Adi Laweung, merupakan salah satu kader Partai Aceh yang mewakili Aceh Selatan dan saat ini menduduki posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal VI di DPA Partai Aceh.

Pengumuman penetapan calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan tersebut juga dihadiri Ketua DPW Partai Aceh Aceh Selatan, Tgk Haliman, Panglima Wilayah Lhok Tapak Tuan yang diwakili Tgk Surya Efendi, Panglima Daerah dari lima daerah dalam wilayah Lhok Tapak Tuan, serta pengurus wilayah, daerah, hingga sagoe.

Jelang perhelatan Pilkada 2018, Partai Aceh di Aceh Selatan memiliki modal besar. Partai ini memiliki lima kursi di DPRK Aceh Selatan. Sebenarnya jumlah tersebut sudah cukup bagi partai itu untuk mengusung calon sendiri pada Pilkada mendatang, karena jumlah yang ditetapkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat hanya lima kursi.

Meski demikian, Juru Bicara DPA Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung mengatakan bahwa pihaknya tetap membuka pintu koalisi dengan partai lain dalam memenangkan pasangan yang sudah ditetapkan tersebut. “Kalau ada partai lain atau pihak lain yang ingin berkoalisi dengan pasangan Mirwan-Zirhan, kita tetap buka pintu,” kata Adi.

Dia menyatakan bahwa tidak akan mampu pasangan Mirwan-Zirhan sendiri yang membangun Aceh Selatan. Menurutnya, Partai Aceh selalu mengajak semua partai untuk bisa berkoalisi dalam membangun Aceh secara umum dan Aceh Selatan secara khusus. “Perlu adanya kekompakan dan kebersamaan semua pihak dalam memajukan daerah,” ujar dia.

Karena itu, tambahnya, DPA Partai Aceh meminta kepada DPW Partai Aceh, calon bupati dan calon wakil bupati yang baru ditetapkan untuk melakukan pendekatan politik dengan partai lain. “Nanti kita akan umumkan kembali, apakah pasangan ini tetap diusung tunggal oleh Partai Aceh atau berkoalisi. Kita tetap membuka pintu koalisi,” pungkasnya.

Di sisi lain, Adi Laweung juga meminta seluruh kader partai untuk memenangkan Mirwan-Zirhan. Jika ada pihak-pihak yang sudah terlanjur mendukung calon lain, agar dapat mendukung calon yang telah ditetapkan partai. “Pimpinan pusat telah menginstruksikan pimpinan wilayah untuk memanggil teman-teman itu kembali kepada pasangan sendiri,” pungkasnya.||(aceh.tribunnews.com)