POLITIKACEH.CO | SINGKIL – Kalau sebelumnya dilaporkan ada empat pulau di perairan Aceh Singkil yang dimasukkan dalam rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP-3-K) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kini merebak lagi informasi yang menyebutkan penyerobotan juga terjadi terhadap wilayah daratan di kabupaten tersebut.

Wilayah daratan Aceh Singkil yang juga dilaporkan diserobot oleh Sumut berada di Kecamatan Danau Paris dan Singkil Utara yang berbatasan dengan Manduamas, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumut. Wilayah itu berada di seberang Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Pulau Panjang yang sudah lebih duluan diserobot.

Menurut informasi, tidak kurang 500 hektare lahan di wilayah Danau Paris dan Singkil Utara ditanami kelapa sawit oleh perusahan perkebunan tanpa izin dari pejabat berwenang di Aceh, termasuk dari Pemkab Aceh Singkil.

“Pengusaha perkebunan yang kita tanyakan soal perizinan mengaku sudah mengurus izin dari Pemerintah Provinsi Sumut,” kata Sekda Aceh Singkil, Drs Azmi, Selasa (21/11).

Dikatakan Azmi, perkebunan sawit tersebut digarap oleh PT SGSR sejak 2011. Pemkab Aceh Singkil telah memberikan peringatan keras kepada PT SGSR namun teguran diabaikan karena pihak perusahaan merasa sudah mengantongi izin yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sumut.

Selain menegur perusahaan perkebunan yang menanam sawit di wilayah Aceh namun mengurus izin di Sumut, Pemkab Aceh Singkil juga sudah melaporkan permasalahan itu ke Pemerintah Aceh namun belum ada tindak lanjut.

“Kami meminta Pemerintah Aceh tegas dalam menyelesaikan tapal batas ini. Kalau pihak kabupaten sudah berusaha sesuai kewenangan yang ada,” tandas Sekda Aceh Singkil.

Sebelumnya, empat pulau di perairan Aceh Singkil dilaporkan masuk rencana zonasi pesisir dan pulau-pulau kecil wilayah Sumatera Utara (Sumut), yaitu Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Pulau Panjang. Kebijakan yang dianggap sebagai bentuk klaim sepihak itu memicu reaksi dari Pemerintah Aceh.

Menurut penelusuran sumber berita yang didasari bukti-bukti otentik, keempat pulau tersebut masuk wilayah Kecamatan Singkil Utara dengan posisi pulau terdekat yaitu Pulau Mangkir bejarak sekitar 30 menit menggunakan robin (perahu bermesin) dari objek wisata Pantai Cemara Indah Gosong Telaga. Sedangkan tiga pulau lainnya memerlukan waktu tempuh sekitar satu jam.

Dalam rencana zonasi pesisir dan pulau-pulau kecil wilayah Sumut, empat pulau itu diklaim masuk ke Kabupaten Tapanuli Tengah yang berbatasan langsung dengan Aceh Singkil.||[SerambiIndonesia/de]